Minggu, 28 Desember 2014

Hukum Kekekalan Massa

Hukum kekekalan massa atau dikenal juga sebagai hukum Lomonosov-Lavoisier adalah suatu hukum yang menyatakan massa dari suatu sistem tertutup akan konstan meskipun terjadi berbagai macam proses di dalam sistem tersebut(dalam sistem tertutup Massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama (tetap/konstan) ). Pernyataan yang umum digunakan untuk menyatakan hukum kekekalan massa adalah massa dapat berubah bentuk tetapi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan. Untuk suatu proses kimiawi di dalam suatu sistem tertutup, massa dari reaktan harus sama dengan massa produk.

Hukum kekekalan massa secara luas digunakan di berbagai bidang seperti kimia, mekanik, dan dinamika fluida. Secara historis, hukum kekekalan massa ditemukan oleh Antoine Lavoisier pada akhir abad ke-18. Penemuan beliau adalah penemuan penting dalam mengubah alkemi menjadi ilmu kimia modern.

Dalam teori relativitas khusus, massa bukanlah dikonversi menjadi energi, karena massa dan energi tidak dapat dihancurkan dan energi dalam segala bentuknya selalu mempertahankan jumlahnya yang setara dengan massa. Beberapa jenis materi dapat diciptakan atau dihancurkan, tetapi dalam semua proses ini, energi dan massa tetap tidak berubah, tetapi energi menjadi berubah bentuk.

Berdasarkan ilmu relativitas spesial, kekekalan massa adalah pernyataan dari kekekalan energi. Massa Partikel yang tetap dalam suatu sistem ekuivalen dengan energi momentum pusatnya. Pada beberapa peristiwa radiasi, dikatakan bahwa terlihat adanya perubahan massa menjadi energi. Hal ini terjadi ketika suatu benda berubah menjadi energi kinetik/energi potensial dan sebaliknya. Karena massa dan energi berhubungan, dalam suatu sistem yang mendapat/mengeluarkan energi, massa dalam jumlah yang sangat sedikit akan tercipta/hilang dari sistem. Namun, dalam hampir seluruh peristiwa yang melibatkan perubahan energi, hukum kekekalan massa dapat digunakan karena massa yang berubah sangatlah sedikit.

Antoine Lavoisier mendapatkan hukum ini dengan melakukan eksperimen mereaksikan cairan merkuri dengan gas oksigen dalam suatu wadah di ruang tertutup sehingga menghasilkan merkuri oksida yang berwarna merah. Apabila merkuri oksida dipanaskan kembali, senyawa tersebut akan terurai menghasilkan sejumlah cairan merkuri dan gas oksigen dengan jumlah yang sama seperti semula. Dengan bukti dari percobaan ini Lavoisier merumuskan suatu hukum dasar kimia yaitu Hukum Kekekalan Massa yang menyatakan bahwa jumlah massa zat sebelum dan sesudah rekasi adalah sama.

Hukum kekekalan massa tidak terlihat selama ribuan tahun karena pengaruh berat gas pada atmosfer. Contohnya, kayu beratnya berkurang setelah dibakar. Ini yang membuat sebagian orang berpendapat bahwa massanya berkurang, berubah, atau hilang. Namun, jika kita meneliti di tempat yang tertutup kaca, ditemukan bahwa reaksi kimia tidak mengubah berat penutup dan isinya. Pompa vakum juga memungkinkan untuk menimbang berat gas.
Setelah hukum ini dimengerti, hukum kekekalan massa menjadi penemuan yang sangat penting dalam yang mengubah Alkemi menjadi ilmu kimia modern. Setelah kimiawan menyadari bahwa bahan kimia tidak bisa hilang tetapi hanya dapat diubah menjadi zat lain dengan berat sama, para ilmuwan pertama kalinya melakukan studi perubahan zat.

Selasa, 23 Desember 2014

Metode Diskusi dan Musyawarah


"Diskusi" berasal dari bahasa latin yaitu "discussus" yang berarti "to examine", atau "Investigate" yang berarti memeriksa, menyelidiki. Dalam pengertian yang umum diskusi ialah "suatu proses yang melibatkan dua atau lebih individu yang berintegrasi secara verbal dan saling berhadapan muka mengenai tujuan atau sasaran yang sudah tertentu melalui cara tukar-menukar informasi (information sharing), mempertahankan pendapat (self maintenance), atau pemecahan masalah (problem solving)".
Metode diskusi dalam pendidikan   adalah    suatu cara penyajian atau penyampaian bahan pelajaran, di mana guru memberikan kesimpulan  kepada para peserta didik /kelompok-kelompok  peserta didik  untuk mengadakan pembicaraan ilmiah guna mengumpulkan pendapat, membuat kesimpulan atau menyusun berbagai altenatif pemecahan atas sesuatu masalah.

Ciri-ciri Diskusi


Ciri-ciri diskusi, yaitu:

  • Tidak adanya pihak pro dan kontra
  • Bertujuan untuk memecahkan masalah secara bersama-sama, sehingga diperoleh kesimpulan secara mufakat
  • Adanya forum terbuka untuk melakukan sesi tanya jawab yang bertujuan untuk memperoleh informasi tambahan
  • Hasil diskusi diperoleh melalui musyawarah mufakat
  • Adanya moderator atau ketua diskusi yang berperan sebagai pengontrol jalannya diskusi agar diskusi tertib dan tidak keluar dari tema diskusi

Etika Diskusi


Etika berdiskusi, yaitu:
  • Mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya dengan cara memperdalam bahan-bahan atau materi yang didiskusikan
  • Berbahasa yang baik, benar dan komunikatif
  • Tetap pada tema, jangan keluar dari persoalan yang didiskusikan
  • Tanyakan hal yang kurang jelas
Terdapat beberapa jenis metode diskusi yang dapat dilakukan oleh guru untuk membimbing siswa dalam belajar, antara lain: 
  • Diskusi kelas, yakni guru mengajukan persoalan di kelas dan siswa menanggapi. Guru berfungsi sebagai pengatur, pendorong, dan pengarah pembicaraan. Diskusi semacam ini disebut juga diskusi formal. Pembicaraan dalam diskusi ini diatur oleh ketua diskusi dan yang hendak berbicara kadang-kadang harus mencatatkan diri baru kemudian dipersilahkan untuk berbicara. Semua pembicaraan dicatat dan pada akhir diskusi diajukan beberapa kesimpulan. 
  • Diskusi kuliah, yakni di mana seorang pembicara atau guru atau perwakilan siswa berbicara di muka kelas untuk mengemukakan persoalannya sekitar 20 menit atau 30 menit. Setelah itu diadakan pertanyaan-pertanyaan. Diskusi terbatas pada satu persoalan yang dikemukakan pembicara sehingga melalui diskusi semacam ini persoalan diharapkan dibicarakan dan dipelajari secara mendalam. 
  • Symposium, di mana Symposium ini hampir sama dengan diskusi kuliah, tetapi pada symposium terdapat beberapa orang yang berbicara atau pengarah persoalan. Suatu masalah ditinjau dari berbagai segi, karena itu para pembicara diharapkan berbeda pandangan terhadap suatu persoalan. Dalam symposium permasalahan dibahas secara meluas. 
  • Diskusi panel, yakni terdapat beberapa orang yang membahas suatu persoalan. Biasanya 4 – 5 orang pembicara. Diskusi hanya dilakukan oleh mereka yang ditunjuk saja, sedangkan yang lain melihat dan mendengarkan dari belakang. Kemudian untuk mengetahui apakah siswa lainnya yang tidak ikut berbicara mengikuti atau tidak, maka ada baiknya mereka diberi tugas tentang isi pembicaraan diskusi panel dan pada kesempatan terakhir mereka mengemukakannya atau menilai diskusi panel yang telah berjalan. 
  • Diskusi kelompok kecil, di mana guru kadang-kadang mengemukakan suatu persoalan dengan beberapa aspek, kemudian siswa dikelompokkan antara 3 – 7 orang untuk mendiskusikan permasalahan yang dikemukakan tadi dalam kelompok-kelompok kecil. 

Senin, 22 Desember 2014

Cara Memberikan Motivasi

Menurut Mc. Donald, yang dikutip Oemar Hamalik (2003:158) Motivasi adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan timbulnya perasaan dan reaksi untuk mencapai tujuan. Dengan pengertian ini, dapat dikatakan bahwa motivasi adalah sesuatu yang kompleks.

Motivasi akan menyebabkan terjadinya suatu perubahan energi yang ada pada diri manusia, sehingga akan bergayut dengan persoalan gejala kejiwaan, perasaan dan juga emosi, untuk kemudian bertindak atau melakukan sesuatu.

Dalam A.M. Sardiman (2005:75) motivasi belajar dapat juga diartikan sebagai serangkaian usaha untuk menyediakan kondisi-kondisi tertentu, sehingga seseorang mau dan ingin melakukan sesuatu, dan bila ia tidak suka, maka akan berusaha untuk meniadakan atau mengelak perasaan tidak suka itu.




Ada beberapa Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Anak dalam kegiatan belajar di sekolah, misalnya saja seperti yang diungkapkan A.M. Sardiman (2005:92-94), yaitu :


  • Hadiah
Hadiah dapat menjadi motivasi belajar yang kuat, dimana siswa tertarik pada bidang tertentu yang akan diberikan hadiah. Tidak demikian jika hadiah diberikan untuk suatu pekerjaan yang tidak menarik menurut siswa.
  • Pujian
Apabila ada siswa yang berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik, maka perlu diberikan pujian. Pujian adalah bentuk Reinforcement yang positif dan memberikan motivasi yang baik bagi siswa. Pemberiannya juga harus pada waktu yang tepat, sehingga akan memupuk suasana yang menyenangkan dan mempertinggi motivasi  belajar serta sekaligus akan membangkitkan harga diri.
  • Menggunakan metode yang bervariasi.
Meningkatkan motivasi belajar dengan menggunakan Metode Pembelajaran yang variasi. Metode yang bervariasi akan sangat membantu dalam proses belajar dan mengajar. Dengan adanya metode yang baru akan mempermudah guru untuk menyampaikan materi pada siswa.
  • Saingan/kompetisi.
Guru berusaha mengadakan persaingan di antara siswanya untuk meningkatkan prestasi belajarnya, berusaha memperbaiki hasil prestasi yang telah dicapai sebelumnya.
  • Memberi angka
Angka dalam hal ini sebagai simbol dari nilai kegiatan belajarnya. Banyak siswa yang justru untuk mencapai angka/nilai yang baik. Sehingga yang dikejar hanyalah nilai ulangan atau nilai raport yang baik. Angka-angka yang baik itu bagi para siswa merupakan motivasi belajar yang sangat kuat. Yang perlu diingat oleh guru, bahwa pencapaian angka-angka tersebut belum merupakan hasil belajar yang sejati dan bermakna. Harapannya angka-angka tersebut dikaitkan dengan nilai afeksinya bukan sekedar kognitifnya saja.

Rabu, 10 Desember 2014

Penjelasan Tentang Jarak Dan Perpindahan

Jarak

Jarak
adalah angka yang menunjukkan seberapa jauh suatu benda berubah posisi melalui suatu lintasan tertentu. Dalam fisika atau dalam pengertian sehari-hari, jarak dapat berupa estimasi jarak fisik dari dua buah posisi berdasarkan kriteria tertentu (misalnya jarak tempuh antara Jakarta-Bandung). Dalam bidang matematika, jarak haruslah memenuhi kriteria tertentu.

Berbeda dengan koordinat posisi, jarak tidak mungkin bernilai negatif. Jarak merupakan Besaran Skalar, sedangkan perpindahan merupakan Besaran Vektor. Jarak yang ditempuh oleh kendaraan (biasanya ditunjukkan dalam Odometer), orang, atau obyek, haruslah dibedakan dengan jarak antara titik satu dengan lainnya.

Perpindahan
Perpindahan adalah perubahan posisi suatu benda.  Perpindahan merupakan besaran vektor, besaran fisika yang mempunyai besar dan arah. Arah perpindahan dapat dinyatakan dengan arah Mata Angin (utara, timur, selatan, barat dll) atau menggunakan kata ke kiri, ke kanan, ke atas atau ke bawah.

Sumbu Koordinat X dan Y


Penjelasan Tentang Jarak Dan Perpindahan
Sumbu Koordinat
Untuk menyatakan kerangka acuan. Kita akan selalu dapat menempatkan titik asal O, dan arah sumbu dan y. Benda-benda yang diletakkan di kanan titik asal (O) pada sumbu memiliki koordinat yang biasanya positif, dan titik-titik di sebelah kiri O memiliki Kordinat Negatif. Posisi sepanjang sumbu biasanya dianggap positif jika berada di atas O, dan negatif jika di bawah O, walaupun peraturan yang menyatakan sebaliknya juga dapat digunakan jika lebih memudahkan. Semua titik pada bidang dapat dispesifikasikan dengan memberinya koordinat dan y.



Contoh :
 ada seorang pejalan kaki bergerak ke utara sejauh 3 km, kemudian berbelok ke timur sejauh 4 km, lalu berhenti. Berapa jarak yang ditempuh pejalan kaki tersebut? Berapa pula perpindahannya?
Penjelasan Tentang Jarak Dan Perpindahan
Contoh Soal
Jarak yang ditempuh pejalan kaki tersebut berarti keseluruhan lintasan yang ditempuh yaitu 3 km + 4 km = 7 km, sedangkan perpindahannya sepanjang garis putus-putus pada Gambar 10.4c, yaitu dengan menggunakan aturan Pytagoras maka diperoleh sebesar 5 km.

Apa Yang Dimaksud Dengan Besaran Pokok Dan Besaran Turunan

Besaran dalam ilmu Fisika dikelompokkan menjadi dua, yaitu Besaran Pokok dan Besaran Turunan. Besaran pokok adalah besaran yang sudah ditetapkan terlebih dahulu. Adapun, besaran turunan merupakan besaran yang dijabarkan dari besaran-besaran pokok. Sistem satuan besaran Fisika pada prinsipnya bersifat standar atau baku, yaitu bersifat tetap, berlaku universal, dan mudah digunakan setiap saat dengan tepat. Sistem satuan standar ditetapkan pada tahun 1960 melalui pertemuan para ilmuwan di Sevres, Paris. Sistem satuan yang digunakan dalam dunia pendidikan dan pengetahuan dinamakan sistem metrik, yang dikelompokkan menjadi sistem metrik besar atau MKS (Meter Kilogram Second) yang disebut sistem internasional atau disingkat SI dan sistem metrik kecil atau CGS (Centimeter Gram Second). Besaran pokok dan besaran turunan beserta dengan satuannya dapat dilihat dalam Tabel berikut.

Besaran Pokok
Besaran Pokok
Selain tujuh besaran pokok di atas, terdapat dua besaran pokok tambahan, yaitu sudut bidang datar dengan satuan radian (rad) dan sudut ruang dengan satuan steradian (sr).


Besaran Turunan
Besaran Turunan
Contoh :

1. Luas
Luas = panjang x lebar
satuan besaran luas = satuan besaran  panjang x satuan besaran lebar
= m x m
= m2

2. Volume
Besaran Volume = besaran panjang x besaran lebar x besaran tinggi
satuan besaran volume = satuan besaran  panjang x satuan besaran lebar x satuan besaran tinggi
= m x m x m
= m3
3. massa jenis
massa jenis = massa : Volume
satuan besaran massa jenis = satuan besaran massa : satuan besaran Volume
= kg : m3
= kg.m-3

Penjelasan Tentang Suhu dan Kalor


Suhu

Suhu adalah besaran termodinamika yang menunjukkan besarnya Energi Kinetik translasi rata-rata molekul dalam sistem gas ; suhu di ukur dengan menggunakan termometer. Suhu menunjukkan derajatpanasbenda. Mudahnya, semakin tinggisuhu suatu benda, semakin panas benda tersebut.  Secara Mikroskopis, suhu menunjukkan energi yang dimiliki oleh suatu benda. Setiap atom  dalam suatu benda masing-masing bergerak, baik itu dalam bentukperpindahan maupun gerakan di tempat berupagetaran. Makin tingginya energi atom-atom penyusun benda, makin tinggi suhu benda tersebut. Suhu biasanya didefinisikan sebagai ukuran atau derajat panasdinginnya suatu benda atau sistem. Benda yang panas memiliki suhu yang tinggi, sedangkan benda yang dingin memiliki suhu yang rendah. Pada hakikatnya, suhu adalah ukuran energi kinetik rata-rata yang dimiliki olehmolekul-molekul sebuah benda. Sebagai contoh, ketika kita memanaskan sebuah besi ataualumanium maka akan terjadi proses pemuaian pada besi tersebut. Ketikakita mendinginkan air sampai pada suhu dibawah nol derajat maka airtersebut akan membeku. Sifat-sifat benda yang bisa berubah akibatadanya perubahan suhu disebut sifat Termometrik.


Penjelasan Tentang Suhu dan Kalor
Alat Ukur

 Alat Ukur Suhu

Ketika kita memanaskan atau mendinginkan suatu benda sampai pada suhu tertentu, beberapa sifat fisik benda tersebut berubah. Sifat-sifat benda yang akibat berubah adanya perubahan suhu di sebut sifat termometrik. Sifat termometrik suatu zat dapat di manfaatkan sebagai suatu alat pengukur suhu.

Thermometer adalah alat yang di gunakan untuk mengukur suhu atau benda. Berbagai jenis thermometer di buat berdasarkan beberapa sifat termometrik zat, seperti pemuain zat padat, pemuain zat cair, pemuain gas, tekanan zat cair, teknan udara, regangan zat padat, hambatan zat terhadap arus listrik, dan intensitas cahaya (radiasi benda).
Berdasarkan sifat termomatrik zat, jenis-jenis thermometer antara lain sebagai berikut :

  •   Thermometer Zat Cair
Alat ni bekerja berdasarkan prinsip bahwa zat cair akan memuai (bertamba volumenya jika di panaskan).
  •   Thermometer Bimetal
Alat ini bekerja berdasarkan prinsip bahwa logam akan memuai (bertambah panjang) jika di panaskan.
  •   Thermometer Hambatan
Alat ini bekerja berdasar prinsi bahwa seutas kawat logam di panaskan, hambatan listriknya akan bertambah. Perubahan hambatan listrik ini kemudian di ubah ke dalam pulsa-pulsa listrik. Pulsa listrik inilah yang menunjukan suhu saat itu. 
  •   Temokopel
Perbedaan pemuain antara dua logam yang ke dua ujungnya di sentuhkan di manfaatkan pada termokopel. Pada prinsipnya, pemuaian yang berbeda antara dua logam yang ujungnya di sentuhkan akan menghasilkan gaya gerak listrik (GGL). Besar GGL inilah yang di manfaatkan oleh termokopeluntuk menunjukan suhu.
  •   Thermometer Gas
Bila sejumlah gas yang di panaskan volumenya di jaga tetap, tekanannya akan bertambah. Sifat termometrik inilah yang di manfaatkan untuk mengukut suhu pada thermometer gas

Kalor

Kalor adalah energi yang dapat diteruskan oleh satu benda ke bendalain secara konduksi,perolakan dan penyinaran. Sampai pada pertengahan abad 18, orang masih menyamakanpengertian suhu dan kalor. Baru pada tahun 1760, joseph blackmembedakan kedua pengertian ini. Suhu adalah sesuatu yang diukur pada termometer, dan kalor adalah sesuatu yang mengalir dari benda yangpanas ke benda yang dingin untuk mencapai keadaan termal. Pada tahun 1798, seorang ilmuwan amerika, Benjamin Thompson menyasingkan definisi kalor sebagai fluida kalorik. Ia yang merupakan seorang anggota militer mengamati bahwa ketika meriam menembakkan peluru, ada kalor yang dihasilkan pada meriam. Berdasarkan pengamatannya, thompson menyimpulkan bahwa kalor bukanlah fluida, tetapi kalor dihasilkan oleh usaha yang dilakukan oleh kerja mekanismisalkan gesekan. Satu kalori didefinisikan sebagai banyaknya kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu air sebesar 1 C.

Selasa, 09 Desember 2014

Memahami Permainan Tolak Peluru


Memahami Permainan Tolak Peluru
Tolak Peluru

Tolak Peluru merupakan suatu aktivitas yg dilakukan untk mencapai lemparan atau tolakan yg sejauh-jauhnya. Peluru yang digunakan terbuat dari besi berbentuk oval dengan berat 3kg, 4kg, 5kg, 7kg. dengan ruang lingkaran lebar 5x3 meter. Yang terpenting dari Tolak peluru adalah peluru harus didorong keluar dengan kecepatan maksimal, dengan sudut kira-kira 40 derajat. Posisi untuk menolak harus ditekankan pada kaki. karena kaki adalah bagian yang terkuat dari badanTujuan Dari Tolak Peluru adalah melakukan tolakan peluru sejauh-jauhnya. Untuk melakukan tolak peluru ada alat dan fasilitas yang harus dipenuhi. Alat untuk tolak peluru yaitu peluru, lapangan tolak peluru dengan bentuk dan ukuran yang sudah ditentukan.

1. Lapangan

Lapangan tolak peluru disebut juga dengan sector tolakan dengan ukuran:
  •          Diameter lemparan                                                         : 2,135 meter
  •          Bagian luar lingkaran dibuat dari meta baja
  •          Permukaan lemparan dibuat dari beton atau aspal
·         Lingkaran dibagi menjadi bagian yang ditandai garis cat yang ditarik dari titik pusat lingkaran 75 cm di kiri dan kanan luar lingkaran.

Memahami Permainan Tolak Peluru
Lapangan Tolak Peluru



2. Balok Penahan Tolakan

Balok penahan tolakan dibuat dari kayu atau bahan yang sejenis yang berbentuk lengkungan dengan panjang 1,22 meter dan lebar 114 mm.

3. Sektor lemparan

Sektor lemparan dibentuk dengan garis yang ditarik dari titik pusat lingkaran melalui tepi balok batas tolakan yang berbentuk Sudut 40 Derajat.

4. Alat dan peluru

Peluru terbuat dari bahan padat, dari besi atau bahan yang sejenis yang keras dan diisi timah atau bahan yang lain dan berbentuk bulat. Berat peluru untuk atlet putra adalah 7,26 kg dengan diameter 110 – 130 mm, sedangkan untuk atlet putrid beratnya 4 kg dengan diameter 95 – 110 mm.

Teknik Dasar Tolak Peluru

Terdapat beberapa teknik dasar dalam tolak peluru, diantaranya : Teknik Memegang Peluru Ada 3 Teknik memegang peluru : Jari-jari direnggangkan sementara jari kelingking agak ditekuk dan berada di samping peluru, sedang ibu jari dalam sikap sewajarnya. Untuk orang yang berjari kuat dan panjang. Jari-jari agak rapat, ibu jari di samping, jari kelingking berada di samping belakang peluru. Biasa dipakai oleh Para Juara. Seperti cara di atas, hanya saja sikap jari-jari lebih direnggangkan lagi, sedangkan letak jari kelingking berada di belakang peluru. Cocok untuk orang yang tangannya pendek dan jari-jarinya kecil.

Teknik Meletakkan Peluru Pada Bahu Peluru dipegang dengan salah satu cara di atas, letakkan peluru pada bahu dan menempel pada leher bagian samping. Siku yang memegang peluru agak dibuka ke samping dan tangan satunya rileks di samping kiri badan.

Teknik Menolak Peluru Pengenalan peluru Peluru dipegang dengan satu tangan dipindahkan ke tangan yang lain Peluru dipegang dengan tangan kanan dan diletakkan di bahu dengan cara yang benar Peluru dipegang dengan dua tangan dengan sikap berdiri akak membungkuk, kemudian kedua tangan yang memegang peluru diayunkan ke arah belakang dan peluru digelindingkan ke depan Sikap awal akan menolak peluru Mengatur posisi kaki, kaki kanan ditempatkan di muka batas belakang lingkaran, kaki kiri diletakkan di samping kiri selebar badan segaris dengan arah lemparan. Bersamaan dengan ayunan kaki kiri, kaki kanan menolak ke arah lemparan dan mendarat di tengah lingkaran. Sewaktu kaki kaki kanan mendarat, badan dalam keadaan makin condong ke samping kanan. Bahu kanan lebih rendah dari bahu kiri. Lengan kiri masih pada sikap semula.

Sejarah Palang Merah Remaja



Sejarah Palang Merah Remaja
PMR

Palang Merah Remaja (disingkat PMR) merupakan wadah pembinaan dan pengembangan anggota remaja PMI, yang selanjutnya disebut PMR. Terdapat di PMI kota atau kabupaten di seluruh Indonesia, dengan anggota lebih dari 5 juta orang, anggota PMR merupakan salah satu kekuatan PMI dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan kemanusiaan dibidang kesehatan dan siaga bencana, mempromosikan prinsip-prinsip dasar gerakan palang merah dan bulan sabit merah internasional, serta mengembangkan kapasitas organisasi PMI.

Kebijakan PMI dan federasi tentang pembinaan Remaja bahwa:

  • Remaja merupakan prioritas pembinaan, baik dalam keanggotaan maupun kegiatan kepalangmerahan.
  • Remaja berperan penting dalam pengembangan kegiatan kepalangmerahan.
  • Remaja berperan penting dalam perencanaan, pelaksanaan kegiatan dan proses pengambilan keputusan untuk kegiatan PMI.
  • Remaja adalah kader relawan.
  • Remaja calon pemimpin PMI di masa depan.


Palang Merah Remaja atau PMR adalah suatu organisasi binaan dari Palang Merah Indonesia yang berpusat di sekolah-sekolah ataupun kelompok-kelompok masyarakat (sanggar, kelompok belajar, dll.) yang bertujuan membangun dan mengembangkan karakter Kepalang merahan agar siap menjadi Relawan PMI di masa depan.


Sejarah dan pengertian Palang Merah Remaja Indonesia. Palang Merah Remaja (PMR) dibentuk oleh Palang Merah Indonesia di Jakarta pada tanggal 1 Maret 1950 yang dipimpin oleh Nona Siti Dasimah dan tokoh lainnya adalah Nona Paramita Abdurachman. Palang Merah Remaja dulu bernama Palang Merah Pemuda. Saat itu 15 Cabang Palang Merah Indonesia memiliki cabang Palang Merah Pemuda berjumlah 2047 anggota. Hal ini merupakan perwujudan dari pada keputusan Liga Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah. Terbentuknya Palang Merah Remaja di Indonesia atau Junior Red Cross/ Youth Red Cross di beberapa Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Nasional lainnya dilatar belakangi pada waktu pecah Perang Dunia Pertama. Pada waktu itu Palang Merah Australia mengerahkan anak sekolah supaya turut membantu sesuai dengan kemampuannya. Kepada mereka diberikan tugas ringan seperti mengumpulkan pakaian bekas, majalah bekas dari dermawan, menggulung pembalut dan sebagainya. Anak ini dihimpun dalam sebuah organisasi yang dinamakan “Palang Merah Remaja”, kemudian prakarsa ini diikuti oleh Negara lain. Setelah peperangan berakhir, Perhimpunan Palang Merah menyadari bahwa banyak pekerjaanpalang merah yang dapat dilakukan oleh Palang Merah Remaja, tidak hanya terbatas di waktu perang saja. Di dalam sidang pertama Liga Perhimpunan Palang Merah Nasional tahun 1919 diputuskan bahwa Palang Merah Remaja menjadi satu bagian Perhimpunan Palang Merah.


Tugas dan Kewajiban Palang Merah Remaja. Sesuai dengna tingkatannya, Palang Merah Remaja dalam tugas Palang Merah seperti membantu memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan, membantu korban bencana dan sebagainya. Namun tugas dan kewajiban utama atau tiga pedoman kegiatan yang disebut Tri Bhakti Palang Merah Remaja adalah:

  • Berbakti kepada masyarakat,
  • Mempertinggi mutu keterampilan dan memelihara kebersihan dan kesehatan.
  • Mempererat persahabatan nasional dan internasional.

OlahRaga Permainan Catur

Catur adalah sejenis permainan berpapan, rekreasi dan berdaya saing yang dimainkan di antara dua pemain. Bentuk permainan terkini timbul di Eropa semasa separuh abad kedua pada abad yang ke-15 selepas ianya berubah dari pada permainan asal lamanya di India yang sama. Sekarang, permainan catur merupakan permainan yang paling popular di dunia, dimainkan oleh jutaan manusia di seluruh dunia semada di rumah, di kelab-kelab catur, dalam talian, surat menyurat, dan di dalam pertandingan.

Catur dimainkan pada papan Bersaiz 8x8 petak, memberikannya 64 petak yang silih berganti warna, terang dan gelap, dengan setiap pemain mempunyai petak terang pada dekat-lapan sudut apabila berdepan pada papan. Setiap pemain mulakan permainan dengan 16 catur di mana boleh gerak dalam hala kemas (dan dalam setengah misalan, jarak terhad) dan boleh mengeluarkan lain-lain kepingan dari papan: setiap kepingan pemain terdiri daripada lapan bidak, dua satria, dua gajah, dua tir, satu menteri dan satu raja. Semua kepingan boleh mengeluarkan kepingan pihak lawan dengan mendarat pada ruang yang mereka duduki.


OlahRaga Permainan Catur
Catur

Satu pemain mengawal kepingan putih dan pemain lain mengawal kepingan hitam; pemain yang mengawal putih selalunya pemain pertama untuk gerak. Dalam catur, apabila pemain raja adalah secara terus diancam dengan tangkapan oleh satu atau lebih dari kepingan pihak lawan, pemain ini dikatakan ke dalam check atau syahmat. Bila dalam syahmat, hanya gerakan yang boleh mengelakkan syahmat, sekat syahmat, atau mengambil kepingan pihak lawan adalah dibenarkan. Objek permainan ini adalah untuk Syahmat pihak lawan; ini berlaku apabila pihak lawan raja adalah dalam check, dan tiada gerakan boleh dibuat yang bakal mengelakkannya.

PERATURAN  DASAR PERMAINAN
  • Permainan catur yang dimainkan antara dua pihak dengan memindahkan buah catur mereka bergantian di atas papan bujur sangkar yang dinamakan 'Papan Catur'. Pemain dengan bidak putih memulai permainan. Seorang pemain dikatakan 'giliran melangkah’, ketika lawannya sudah selesai melangkah
  • Tujuan dari setiap pemain adalah menyerang raja lawan sedemikian rupa sehingga lawan tidak memiliki langkah sah lagi. Pemain yang mencapai tujuan ini dikatakan telah 'me-mat-kan' raja lawan dan memenangkan permainan. Membiarkan raja sendiri diserang buah lawan, atau menjalankan raja sendiri untuk diserang raja lawan dan juga ‘memukul’ raja lawan tidak diperbolehkan. Lawan yang rajanya sudah ‘di-mat-kan’ tersebut adalah pihak yang kalah.

  • Jika posisi demikian dimana tidak ada pemain yang bias me-mat-kan lawannya, pertandingan berakhir remis.
  • Papan catur ini terdiri dari 8 x 8 persilangan dari 64 kotak sama besar, yang silih berganti berwarna terang (petak 'putih') dan gelap (petak 'hitam'). Papan catur ditempatkan antara dua pemain sedemikian rupa sehingga petak sudut disebelah kanan pemain berwarna putih
  • Pada awal permainan, seorang pemain memiliki 16 buah catur berwarna terang (buah catur putih),
         yang lain memiliki 16 buah catur yang berwarna gelap (buah catur hitam).
  •          Buah catur  dimaksud adalah sebagai berikut:
  •          Satu raja putih, biasanya ditandai dengan symbol
  •          Satu menteri putih, biasanya ditandai dengan symbol 
  •          Dua benteng putih, biasanya ditandai dengan symbol
  •          Dua gajah putih, biasanya ditandai dengan symbol
  •          Dua kuda putih, biasanya ditandai dengan symbol
  •          Delapan bidak putih, biasanya ditandai dengan symbol
  •          Buah catur  dimaksud adalah sebagai berikut:
  •          Satu raja hitam, biasanya ditandai dengan symbol
  •          Satu menteri hitam, biasanya ditandai dengan symbol
  •          Dua benteng hitam, biasanya ditandai dengan symbol
  •          Dua gajah hitam, biasanya ditandai dengan symbol
  •          Dua kuda hitam, biasanya ditandai dengan symbol
  •          Delapan bidak itam, biasanya ditandai dengan symbol

Teknik Dasar Melempar Bola Permainan Softball

SoftBall
Softball atau dikenal dengan softball adalah olahraga bola beregu yang terdiri dari dua tim. Permainan sofbol lahir di Amerika Serikat, diciptakan oleh George Hancock di kota Chicago pada tahun 1887. Sofbol merupakan perkembangan dari olahraga sejenis yaitu bisbol atau hardball. Bola sofbol saat ini berdiameter 28-30,5 sentimeter; bola tersebut dilempar oleh seorang pelempar bola (pitcher) dan menjadi sasaran pemain lawan, yaitu pemukul bola dengan menggunakan tongkat pemukul (bat). Terdapat sebuah regu yang berjaga (defensif) dan tim yang memukul (ofensif). Tiap tim berlomba mengumpulkan angka (run) dengan cara memutari tiga seri marka (base) pelari hingga menyentuh marka akhir yaitu home plate.

Terdapat tiga tipe permainan softball:


  • Fast pitch softball merupakan permainan ditentukan oleh pelempar bola. Pelempar melempar bola dengan kecepatan maksimum, serupa dengan bisbol. Perbedaan terdapat pada gaya lempar pelempar bola dan cara pelepasan bola. Pelepasan bola terletak di bawah atau sama dari Posisi Glove.
  • Modified pitch softball atau sering dikenal dengan nama modball. Tujuan utamanya adalah untuk melunakkan aturan-aturan yang dipakai di kategori fast-pitch sehingga pemain-pemain yang belum terbiasa tidak akan terkejut dengan peraturan-peraturan yang "ketat" di sofbol seperti Strike Zone, jarak antara marka, lamanya permainan dan lain-lain. Kecepatan lemparan pelempar bola dalam modball berada di antara fast dan slow pitch. Kecepatan bola dibatasi dengan putaran lengan melebihi bahu.
  • Slow pitch softball memberikan kemudahan bagi pemukul untuk memukul bola. Pemukul bola diberi bola terus-menerus oleh pelempar bola sampai bisa memukul bolanya. Lemparan pelempar bola pelan melambung. Permainan ini sering dimainkan dalam komunitas sosial sebagaimana sebuah kompetisi, tanpa dibatasi umur dan gender.
Teknik Dasar Melempar Bola Softball

Teknik dasar yang harus dikuasai oleh pemain softball adalah melempar, menangkap, memukul bola softball, dan lari mengelilingi lapangan (base running), sliding, dan tanging. Melempar dan menangkap bola adalah ketrampilan yang mutlak harus dikuasi oleh pemain softball. Karena ketepatan dalam melempar dan memukul bola adalah kunci kemenangan permainan softball.

Teknik Melempar


Ada beberapa macam bentuk lemparan dalam permainan soft ball. Antara lain:


  • Lemparan lurus, yaitu lemparan lurus ke depan setinggi dada
  • Lemparan rendah, yaitu lemparan dari samping setinggi lutut sampai pinggang.
  • Lemparan melambung, yaitu lemparan jauh melewati atas kepala
  • Lemparan pitcher, lemparan pitcher yang baik adalah lemparan yang jatuhnya bola antar bahu dan lutut. Inilah yang dinamakan lemparan srike.


Lapangan dan Perlengkapan Permainan

 

Lapangan permainan softball berbentuk Segi Empat dengan ukuran panjang sisi-sisinya 16,67 meter. Jarak dari pelempar (pitcher plate) ke homebase adalah 13,07 meter. Ukuran tempat Pitcher Plate  adalah 60x15 cm. Perlengkapan untuk penjaga adalah sarung tangan yang terbuat dari kulit tebal seberat 283,33 gram. Untuk penjaga belakang, selain sarung tangan juga pelindung muka dan kepala serta pelindung badan atau Body Protector. Bola terbuat dari kulit berwarna putih dengan berat 190 gram, keliling bola sekitar 30 cm. Pemukul terbuat dari kayu sepanjang 40 cm. Dalam permainan softball, masing-masing regu terdiri dari 9 pemain. Lapangan dilengkapi dengan empat base atau home plate.

Peraturan Permainan Softball :


A. Pemain

Peraturan yang penting untuk diperhatikan adalah sebagai berikut,
  • Satu regu terdiri dari 9 orang pemain.
  • Pergantian pemain harus diberitahukan kepada umpire atau wasit.
  • Pemain yang sudah diganti tidak boleh bermain lagi.
  • Pemain juga dapat dibedakan menjadi dua, yaitu infielder dan oufielder.

B. Permainan

Peraturan untuk permainan adalah sebagai berikut.
  • Untuk menentukan siapa yang menjadi partai penjaga (home team) dan siapa yang menjadi partai pemukul (visiting team), harus dilakukan undian atau toss dengan uang logam.
  • Permainan dilakukan dalam tujuh inning. Untuk pertandingan antarsekolah, dapat dibatasi dengan waktu 1.5 jam tetapi dengan catatan sesudah mencapai inning penuh (perjanjian setempat).
  • Apabila salah satu regu tidak datang di lapanan pada waktu pertandingan, regu tersebut  dinyatakan kalah dan regu lawan mendapat nilai 7-0.
  • Nilai tidak dihitung bila terjadi bersamaan dengan terjadinya out di firstbase atau dikatuk di tempat lain (sebelum mencapai base).

C. Pemukul Dinyatakan Mati

Peraturan untuk pemukul adalah sebgai berikut.
  • Pada pukulan kedua langsung ditangkap catcher.
  • Firstbase telah dibakar sebelum pemukul mencapainya.
  • Terjadi bound foul pada pukulan ke-3.
  • Foulball yang ditangkap langsung.
  • infield fly rule (pukulannya melambung tinggi dan jatuh di sekitar lapangan segiempat, saat ada pelari di first, atau first dan second atau first second dan thirdbase sebelum 2 outs).
  • Dikatuk sebelum mencapai base pertama.
  • Flyball yang ditangkap langsung oleh outfielder.

D. Mendapatkan Nilai atau Angka

Peraturan mengenai nilai adalah sebagai berikut.
Setiap pemain atau batter yang berhasil kembali ke home dengan selamat dan melalui jalan yang benar, baik atas pukulannya sendiri maupun pukulan orang lain akan mendapatkan nilai satu.