Rabu, 03 Desember 2014

Apa Itu Litosfer ?

Lapisan Bumi

Litosfer adalah kulit terluar dari planet berbatu. Litosfer berasal dari kata Yunani, litosfer berasal dari kata Lithos artinya batuan, dan Sphere artinya lapisan. Secara harfiah litosfer adalah lapisan bumi yang paling luar atau biasa disebut dengan kulit bumi. Litosfer merupakan lapisan batuan/ kulit bumi yang bulat dengan ketabalan kurang lebih 1200 km. Ahli- ahli Geofisika menggunakan istilah litosfer dalam pengertian yang lebih terbatas yaitu kulit luar bumi yang tipis, disebut kerak (crust). 

 Pada lapisan ini pada umumnya terjadi dari senyawa kimia yang kaya akan Si02, itulah sebabnya lapisan litosfer sering dinamakan lapisan Silikat dan memiliki ketebalan rata-rata 30 km yang terdiri atas dua bagian, yaitu Litosfer atas (merupakan daratan dengan kira-kira 35% atau 1/3 bagian) dan Litosfer bawah (merupakan lautan dengan kira-kira 65% atau 2/3 bagian).


Bumi terdiri dari tiga lapisan, yaitu inti, mantel, dan kerak.

a. Inti Bumi (Terdiri dari Besi dan Nikel)
    Inti Bumi mempunyai jari-jari ±3.450 km, dengan volume 
    kurang dari 20% volume bumi. Inti bumi ada dua yaitu inti 
    dalam dan inti luar.



b. Mantel
    Mantel adalah lapisan bumi yang mempunyai ketebalan ±2.900  
    km, suhu ±1.500˚C-3.000˚C, serta tersusun oleh batuan yang
    amengandung silikat dan magnesium.



c. Kerak Bumi
    Ada dua macam kerak bumi, yaitu kerak benua dan kerak 
    samudra. Kurang lebih 65% kerak bumi merupakan kerak 
    samudra.
    
 Manfaat Litosfer dalam Kehidupan

Litosfer merupakan tempat melakukan aktifitas bagi manusia serta makhluk hidup lainnya. Manfaat tersebut antara lain sebagai berikut.

a. Untuk kebutuhan industri, seperti industri elektronika, industri 
    peralatan rumah tangga, industri bahan bangunan, maupun 
    industri kendaraan bermotor dapat memanfaatkan unsur besi dan 
    aluminium.



b. Dalam lapisan litosfer banyak terkandung berbagai mineral, 
    seperti intan, emas, perak, dan lain-lain. 



c. Unsur uranium meskipun dalam jumlah yang sedikit dan terbatas
    dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi dan pembuatan bahan 
    peledak.



d. Dalam kegiatan pertanian juga memanfaatkan unsur pada litosfer
    seperti pupuk buatan berupa NPK (nitrogen, phosphat, dan 
    kalium).  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar