Jumat, 07 November 2014

Pengertian Tentang Peta


Pengertian Tentang Peta
Peta

Peta adalah gambaran permukaan bumi pada bidang datar dengan skala tertentu melalui suatu sistem proyeksi. Peta bisa disajikan dalam berbagai cara yang berbeda, mulai dari peta Konvensional yang tercetak hingga peta digital yang tampil di layar komputer. Istilah peta berasal dari bahasa Yunani Mappa yang berarti taplak atau kain penutup meja. Namun secara umum pengertian peta adalah lembaran seluruh atau sebagian permukaan bumi pada bidang datar yang diperkecil dengan menggunakan skala tertentu. Sebuah Peta adalah representasi dua dimensi dari suatu ruang Tiga Dimensi. Ilmu yang mempelajari pembuatan peta disebut Kartografi. Banyak peta mempunyai skala, yang menentukan seberapa besar objek pada peta dalam keadaan yang sebenarnya. Kumpulan dari beberapa peta disebut atlas


Jenis-jenis Peta    

1. Berdasarkan Sumber Datanya      

  • Peta Induk (Basic Map) 
Peta induk yaitu peta yang dihasilkan dari survei langsung di lapangan. Peta induk ini dapat digunakan sebagai dasar untuk pembuatan peta Topografi, sehingga dapat dikatakan pula sebagai peta dasar (Basic Map). Peta dasar inilah yang dijadikan sebagai acuan dalam pembuatan peta-peta lainnya.    
  • Peta Turunan 
Peta turunan yaitu peta yang dibuat berdasarkan pada acuan peta yang sudah ada, sehingga tidak memerlukan survei langsung ke lapangan. Peta turunan ini tudak bisa digunakan sebagai peta dasar.   

2. Berdasarkan isi Data yang disajikan   

  • Peta Umum       
Peta Umum yaitu peta yang menggambarkan semua unsur topografi di permukaan bumi, baik unsur alam maupun unsur buatan manusia, serta menggambarkan keadaan relief permukaan bumi yang dipetakan.
  • Peta Tematik        
Peta Tematik yaitu peta yang menggambarkan informasi dengan tema tertentu/khusus. Misal peta Geologi, peta pegunungan lahan, peta persebaran objek wisata, peta kepadatan penduduk, dan sebagainya. Salah satu contoh peta Tematik yaitu peta pegunungan lahan. Peta ini merupakan peta yang khusus menunjukan persebaran penggunaan lahan suatu wilayah yang dipetakan 

Syarat-syarat peta

  • Peta harus conform, artinya bentuk daerah, pulau, benua yang digambar pada peta harus sama bentuknya dengan kenyataan di lapangan.
  • Peta harus ekuivalen, artinya daerah yang digambar sama luasnya jika dilakukan dengan skala peta.
  • Peta Ekuidistan, artinya jarak-jarak yang digambar di peta harus tepat perbandingannya dengan jarak sesungguhnya di lapangan.
  • Peta harus rapi dan bersih
  • Peta tidak boleh membingungkan
  • Peta harus mudah dipahami
  • Peta harus ada indeks,daftar isi,keterangan

Fungsi

  • Menyeleksi data
  • Memperlihatkan ukuran
  • Menunjukkan lokasi relatif
  • Memperlihatkan bentuk
Komponen-komponen Peta
  • Judul peta
         Judul peta biasanya diletakkan di bagian atas peta. Judul mencerminkan isi dan tipe              peta.
  • Tahun dan sumber pembuatan peta
          Tahun atau sumber pembuatan peta dapat diletakkan di bagian bawah kolom legenda             atau sudut kiri bawah, di luar garis tepi peta.
  • Penunjuk arah
          Penunjuk arah disebut juga mata angin. Umumnya menggunakan penunjuk arah                     utara. Penunjuk diletakkan di tempat yang kosong di bagian pinggir peta agar tidak                 mengganggu peta induknya.
  • Skala
         Skala peta dapat dituliskan di bawah legenda, di luar garis pinggir peta, atau di bawah             judul peta.
  • Legenda
         Legenda berisi keterangan-keterangan tentang simbol-simbol yang digunakan pada                peta. Simbol adalah gambar yang digunakan untuk mewakili objek yang dipetakan.                  Tujuannya adalah untuk memudahkan pemakai peta dalam memahaminya.
  • Garis Astronomi
         Garis Astronomi terdiri dari garis lintang dan garis bujur. Gunanya untuk                              menentukan letak astronomis satu tempat (letak lintang dan bujur). Pada pinggir                    peta ditulis angka derajat yang menunjukkan derajat garis lintang atau garis bujur.                  Garis astronomis dipakai dalam peta-peta yang skalanya kecil sampai sedang.
  • Garis tepi
         Garis tepi biasanya dibuat dua buah dengan ketentuan garis luar lebih tebal dari garis            dalam.
  • Inset
       Inset adalah gambar peta yang menunjukkan letak atau posisi satu daerah terhadap               daerah sekitarnya yang lebih luas. Misalnya, posisi Indonesia di Benua Asia. Petanya               dibuat di luar peta utama tetapi masih berada dalam garis tepi peta utama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar